Apa itu Cross Rate?

0
89

Cross Rate atau Kurs silang adalah :

Transaksi pertukaran mata uang asing  yang tidak dipasangkan dengan mata uang US Dollar

Cross rate terkadang disebut juga dengan pasangan mata uang minor.

Contoh pasangan dari Cross Rate adalah :

EUR/CHF = Euro/Swiss Franc

GBP/JPY = UK Pound Sterling/ Japanese Yen

EUR/JPY = Euro/Japanese Yen

EUR/GBP = Euro/UK Pound Sterling

AUD/NZD = Australian Dollar/New Zealand Dollar

EUR/SEK = Euro/Swedish Krona

CHF/JPY = Swiss Franc/Japanese yen

Biasanya pairs cross rate yg paling aktif adalah :

  1. EUR / GBP atau euro versus pound Inggris, ,
  2. EUR / JPY atau euro versus yen Jepang, atau

Spread dari Cross rate biasanya lebih lebar dari pair major currencies.

Sekalipun spread dari Pairs Cross Rate lebih besar dibandingkan dari Major Currencies, bagi para trader ada kelebihan dari Cross Rate.

Yakni :  cross pair berpeluang memberikan peluang profit yang lebih besar dibandingkan dengan major currencies,

Hal ini dikarenakan pada cross pair memiliki perbedaan suku bunga yang tinggi, sehingga investor / trader dapat memanfaatkan dari selisih bunga tersebut untuk meraih keuntungan.

Kelebihan lain dari Cross Rate adalah :

  1. Pergerakan harian lebih volatile dari pada pair major, dengan rata-rata 100 – 300 pips per hari sehingga memberikan opportunity bagi trader untuk mencari profit harian.
  2. Trader Anda memiliki lebih banyak pilihan untuk peluang perdagangan karena mata uang ini tidak terikat dengan dolar AS, sehingga mungkin memiliki perilaku pergerakan harga yang berbeda selain dari mata uang USD.

Saran kami, sebelum Anda melakukan trading, ada baik nya Anda sudah mengetahui karakteristik tiap pairs.

Untuk mengetahui karakteristik pairs / pasangan mata uang, Anda dapat melihat di video kami dengan link :

https://www.youtube.com/watch?v=VnWAHvymhps&list=PLh6KGDKS8n3S5vXmDoyLOQgj6pXDooFfa

Bagaimana cara menghitung Cross Rate ?

Mari kita lakukan perhitungan pasangan cross rate

Hal pertama yang akan kita lakukan adalah melihat harga bid/ask untuk GBP/USD dan USD/JPY.

Kenapa harus dibuat menjadi 2 pairs major ?

Karena  GBP dan JPY  memiliki dolar AS sebagai penyebut bersama.

2 pasangan ini disebut “kaki” GBP/JPY karena mereka adalah pasangan dolar AS yang terkait dengannya.

Cara menhitung harga bid dan ask untuk pairs ” GBP/JPY sbb:

Misalnya Harga Running dari  GBP/USD adalah : 1.30952 (bid) / 1.30979 (ask)

Harga Running USD/JPY: 123.712 (bid) / 123.736 (ask)

Untuk menghitung harga bid untuk GBP/JPY, Anda cukup mengalikan harga bid untuk GBP/USD dengan harga bid USD/JPY.

Yakni : 1.30952 x 123.712 = 162.00

Untuk mengetahui  harga ask GBP/JPY, maka kita kalikan saja  ask GBP/USD dan USD/JPY

Yakni : 1.30979 x 123.736 = 162.068

Kenapa untuk menghitung pairs cross rate dikaitkan dengan USD ?

Hal ini disebabkan mata uang USD adalah :

  1. Lebih dari 80% transaksi di pasar forex melibatkan dolar AS.
  2. Mata uang dolar AS adalah mata uang cadangan di dunia.
  3. Sebagian besar hasil  pertanian dan produk  komoditas seperti minyak, gold  dinilai dalam mata uang  dolar AS.Apabila suatu negara hendak  membeli minyak ( oil )  atau barang pertanian lainnya,  maka pertama-tama negara tersebut harus men konversikan mata uangnya menjadi dolar AS untuk dapat membeli barang tersebut.

Tak heran, banyak negara menyimpan cadangan dolar AS di bank sentral nya. Mereka dapat melakukan pembelian lebih cepat  serta lebih mudah dengan mata uang US Dollar ( Greenback )  yang sudah dicadangkan sebuah negara.